Artikel Terbaru Joker123 Uncategorized Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat penting Didalam Sosiologi

Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat penting Didalam Sosiologi

Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Penting Didalam Sosiologi

“Pembangunan dan pemberdayaan penduduk menjadi mutlak dalam sosiologi gara-gara sosiologi merupakan ilmu mengenai masyarakat, kudu mewadahi pembangunan penduduk dan pemberdayaannya,” kata Wahju. Lebih lanjut Wahju mengatakan, dalam rangka mengembangan profesi Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat beserta sistem penjaminan kualitas kinerjanya, keberadaan sertifikasi profesi Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat mutlak diperlukan. Pentingnya sertifikasi profesi dapat berikan tambahan implikasi kepada banyak pihak: masyarakat, institusi pengguna, dan fasilitator pemberdayaan masyarakat. Menutup paparannya, Wahju menyampaikan bahwa meninjau manfaat sosiologi dalam pembangunan penduduk amat signifika. Tantangan ke depannya adalah menyinergikan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Standar Kualifikasi Nasional Indonesia (SKKNI).

Acara sesudah itu dijalankan dengan presentasi hasil praktikum dengan kronologis berbasis unit kelompok, yakni unit yang mengkaji isu di bawah payung Sosiologi Kesehatan/Lingkungan (Fakta Sosial Penanganan Sampah di lingkungan Masyarakat), sesudah itu Sosiologi Kebencanaan (Fakta Sosial Dayeuhkolot sebagai lokasi rentan banjir) dan Sosiologi Pendidikan/Keagamaan (Fakta Sosial keadaan pendidikan anak di Desa). Presentasi seterusnya dijalankan penanggapan tertentu berasal dari penanggap Bintang Renaldi, mahasiswa Universitas Bengkulu dan Yogi Pranata berasal dari Universitas Maritim Raja Ali Haji. Mahasiswa berasal dari luar Unpad sendiri berasal berasal dari Universitas Riau, Universitas Udayana, dan Universitas Lambung Mangkurat.

Prodi Sosiologi Unpad Gelar Diseminasi Hasil Praktikum Mahasiswa

Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran menggelar Diskusi Nasional Diseminasi Praktik Pembangunan Masyarakat dan Rekayasa Sosial” secara virtual, Senin (26/6/2023). Acara ini merupakan diseminasi hasil praktikum mahasiswa yang secara umum menjadi bagian implementasi program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka di tingkat Prodi Sosiologi Unpad. Acara ini tidak hanya diikuti mahasiswa Sosiologi Unpad, namun juga diikuti mahasiswa Prodi Sosiologi berasal dari perguruan tinggi lain di Indonesia.

Dalam rilis yang di menerima Kanal Media https://www.smkn5-tng.com/, program praktikum dijalankan selama semester ganjil tahun akademik 2022/2023. Selama satu semester, mahasiswa sudah melakukan praktik pembangunan penduduk di Desa Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Ketua Program Studi Sosiologi Unpad Dr. Hery Wibowo, M.M., mengatakan, isu utama acara ini adalah mendorong pembiasaan antar mahasiswa untuk bertukar analisis dan gagasan. Ini dijalankan mengingat tidak benar satu tuntutan keterampilan nonteknis (softskill) di masa depan adalah kekuatan berpikir kritis, kreatif, dan sanggup melakukan complex problem solving. “Dengan demikian, diseminasi hasil praktikum adalah tidak benar satu wahana yang pas untuk membangun mengenai tersebut, di mana sejak mahasiswa sudah dibiasakan untuk berbagi ide dan mengakses tempat ganti pikiran,” kata Hery. Acara ini menghadirkan pembicara kunci, yakni Dosen Sosiologi Unpad Dr. Wahju Gunawan, M.Si., yang memaparkan materi “Peranan Sosiologi dalam Pembangunan Masyarakat”. Menurut Wahju, pembangunan penduduk adalah serangkaian aktivitas program pembangunan oleh, dari, dan untuk masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post